Bab 1 Pernikahan Di Atas Kertas
Novel berjudul Pernikahan Di Atas Kertas adalah sebuah novel yang bergenre romantis banyak orang yang dibuat ketagihan untuk membaca novel ini, novel ini sangat terkenal karena jutaan orang telah membaca novel ini dan merasa puas.
Novel ini dapat membuat guncangan emosi yang kuat bagi
pembacanya, karena di setiap alur ceritanya membuat pembaca semakin ingin tau
kelanjutan dari cerita nya.
Teman – teman pasti penasaran dengan ceritanya bukan? Pada
kali ini saya akan memperkenalkan dan memberikan novel Pernikahan Di Atas Kertas, Kami
yakin anda pasti akan suka dengan novel ini, mari kita simak bersama novel
berikut ini
Novel Pernikahan Di Atas Kertas Bab 1

Senin, 24 Januari 2022 adalah hari dan tanggal penantian
keluarga angkat nya melangsungkan pernikahan putri kandung nya kakak angkat
dari Qila.
Intan Siska Darmanto biasa di sapa Siska anak satu-satunya
dari Lion Bikram Darmanto dan Ajeng Ana Patri.
Menjalin hubungan 2 Tahun tidak menjamin Siska mencintai
Arka. Siska sadar bahkan sangat sadar, Arka Dirgantara anak orang kaya no 1 di
Indonesia. Ketampanan Arka tidak bisa di ragukan lagi. Banyak wanita yang rela
memberikan tubuhnya untuk Arka, tapi semua nya tak di gubris bagai angin yang
lewat.
Arka Dirgantara sangat mencintai Siska tak ada satu
permintaan Siska yang di tolak Arka. Besar perasaan nya membuat ia takut
kehilangan Siska. Siska adalah cinta pertama Arka dan akan menjadi yang
terakhir.
🌠_-_-_🌠
Tamu undangan semakin banyak berdatangan satu persatu mulai
berbincang keterlambatan pengantin wanita yang belum hadir saat ini.
Asumsi buruk keluar dari mulut tamu undangan. Keluarga Iqbal
menjadi tegang melihat waktu acara yang telah di siapkan sudah kelewat.
Qila melihat suasana menjadi tegang tidak kondusif mulai
cemas. Ia sama dengan yang lain tidak melihat batang hidung kakaknya sejak
tadi.
"Kemana Kakak kenapa belum datang juga." Monolog
Qila mengarah setiap sudut ruangan.
Matanya menangkap Kedua sosok yang ia kenali yaitu Ayah dan
Ibu tidak ada Siska di dekat mereka.
Dari kejauhan Qila dapat melihat keluarga calon suami
kakaknya marah, tapi Qila tak mendengar apa pembicaraan mereka. Dari wajah
sudah terpancar jelas amarah begitu besar dari mereka yang merasa di permainkan
oleh Siska kakak angkatnya.
Melihat pergerakan orang tua nya yang mendekati dirinya
membuat Qila tak enak firasatnya.
"Qila ikut Ibu ke dalam!" Kata nya kembali jalan
dengan Qila yang masih bingung maksud perkataan ibunya.
Melihat tidak ada pergerakannya dari anak angkatnya Ibu
Ajeng berhenti membalikan badan dengan mengulangi katanya. "Ikut Ibu
jangan diam disitu!"
Mendengar perkataan tak bersahabat dengan muka nya firasat
Aqila menjadi kuat ada yang tidak beres kenapa ibu menyuruh dirinya mengikutinya.
"Ada apa Bu?" kenapa Ibu menyuruh Qila
kesini?" Bingung Qila melihat ruang pengantin.
"Dengarkan perkataan Ibu baik-baik." Menatap Qila
sebelum menjelaskan maksud tujuan nya."Kamu tahu kan kakak kamu belum
datang sampai sekarang?"
"Iya Bu. Qila tahu itu, tapi kaitannya apa dengan ibu
membawa Qila kesini?" Tanya nya lagi yang belum mendapat jawaban dari Ibu.
"Kamu harus mengantikan posisi Kakak mu hari ini!"
"Maksud Ibu Qila harus menikah dengan calon kakak ipar
Qila sendiri?" Kaget Qila tak menyangka Ibu nya bisa berkata semudah itu.
Qila kaget mendengar perkataan Ibunya, apa yang terjadi
hingga ia harus mengantikan posisi Kakaknya. Ia tak dekat dengan calon kakak
ipar nya, bahkan jika bertemu mereka jarang bertegur sapa. Dan sekarang ini
harus menikah dengannya, apa ibu pikir pernikahan sekedar janji.
"Iya. Sekarang bersiaplah tidak ada waktu untuk
berbincang." Kata Ibu Ajeng.
"Tapi Bu kenapa harus Qila? kemana kak Siska ini hari
pernikahan nya, kenapa jadi Qila?" Protes Qila masih sama tidak terima keputusan
Ibu nya.
"Jangan membantah Qila! Apa kamu tidak sadar Ibu dan
Ayah yang sudah merawat dan membesarkan kamu saat keluarga kandung kamu sendiri
tidak menginginkan kamu untuk ada di dunia ini. Dan kamu bisa anggap ini
sebagai balas Budi pengorbanan kami untuk kamu selama ini." Jelas Ibu
membuat Qila tak berkutik.
"Baik jika itu mau Ibu, Qila akan menikah dengan nya,
tapi bagaimana dengan kak Siska apa dia setuju keputusan ibu ini? Qila gak mau
semua menjadi kacau dengan Qila menikah." Balas Qila, hati kecilnya ragu
dengan keputusan ini.
Qila ingin menolak keinginan Ibu nya, tapi ia tak ingin di
cap sebagai anak tak tahu diri.
Belum sempat membantah lebih dalam Ibu nya sudah mengungkit
jasa mereka, bagaimana kalau terus berlangsung sudah dapat dipastikan Ibu nya
akan berkata anak tidak tahu terima kasih.
"Kamu jangan khawatir Ibu akan menghandle itu nanti.
Bersiaplah 30 menit lagi ibu akan kesini." Balasnya meninggalkan Qila.
Qila hanya bisa meratapi nasib nya setelah menikah nanti apa
jadi dirinya? menikah dengan seseorang yang tidak ia cintai apa bisa bertahan
lama.
Qila ragu Arka bisa menerima ini. Ia tahu Arka sangat
mencintai Kakak nya Siska. Semua sudah jelas dengan perilaku dan sikap Arka
yang baik dan selalu menuruti semua keinginan Siska tanpa terkecuali. Semua itu
dapat dibilang Bucin (Budak Cinta.) Tanpa mengetahui sebenarnya.
Di tempat lain, Siska bersama seorang pria menemaninya di
sebuah hotel di Luar Negeri.
"Apa kamu tidak takut calon suami mu menemukan kita
disini?" Mengusap lembut rambut Siksa.
Satu hari sebelum izab kabul di lakukan Siska sudah
merencanakan untuk kabur, bukan karena tidak cinta, tapi karena ia ingin
mengapai impian nya.
Bersama dengan Arka membuat ia tak bisa mengapai karena Arka
tak mengizinkan Siska bekerja di dunia entertainment.
Bukan Siska kalau tidak bisa mencapai tujuan nya. Ia rela
melakukan apa saja demi tercapai semua keinginan nya.
"Itu tidak akan terjadi, Arka sangat mencintaiku bahkan
tergila-gila." Percaya Siska yakin dengan ucapan nya.
"Kenapa kamu bisa yakin begini? bukan nya dia bersih
keras melarang mu? bagaimana jika dia tau kamu meninggalkan nya demi ini."
Balas sahabat Siska agensi model.
"Kamu jangan khawatir, setelah aku berhasil menjadi
model, Arka tidak akan marah dengan semua yang terjadi saat ini." Percaya
Siska.
Siska sangat yakin Arka tidak akan marah pada nya. Arka
sangat bucin semua keinginan Siska tidak ada yang dibantah kecuali bekerja di
entertainment.
Bersih keras Arka melarang Siska karena Ia tahu bekerja di
entertainment akan membuat Siska sibuk. Waktunya bersama akan sedikit jika di
biarkan bekerja.
Arka masih bisa menafkahi Siska tanpa Siska harus bekerja,
keluarga nya terkaya no 1 di Indonesia.
"Kenapa kamu bisa seyakin ini?" Penasaran nya pada
Siska tidak ada ketakutan setelah kabur meninggalkan acara pernikahannya
sendiri.
"Semua nya karena Cinta." Jawab Siska.
"Yah selalu saja karena cinta, apa kamu kira dengan
cinta Arka bisa memaafkan kamu semudah itu. Setelah kamu melarikan diri dari
pernikahan itu sama saja kamu memalukan dia dan seluruh keluarga nya bahkan
keluarga kamu. Pikir itu Siska jangan banyak percaya dan yakin karena itu tidak
menjamin." Kata teman nya bernama Roland.
Roland adalah agensi model yang sudah lama menyukai Siska,
tapi ia tak berani mengatakan perasaan nya karena ia tahu Siska memiliki
kekasih bahkan lebih kaya dari dirinya yang hanya pemilik agensi model, meski
besar tetap saja tak bisa menandingi Arka.
"Kamu tenang saja Roland, aku dan dia sudah 2 Tahun
menjalin hubungan suka duka sudah kami lewati bersama. Tidak ada yang tidak aku
ketahui tentang Arka. Cinta kami berdua sangat besar melebihi cinta Romeo dan
Juliet." Tatap Siska menyakinkan Roland."Terima kasih sudah
menghawatirkan hubungan aku dan Arka, kamu memang sahabat terbaik ku."
Peluk Siska terharu betapa besar pedulinya nya Roland..……(Bersambung bab 2 )
Penutup
Bagaimana? apakah anda penasaran dengan kelanjutan
ceritanya? Pasti nya ketagihan dong, baiklah mari kita lanjut membaca ke bab
selanjut nya yaitu Bab 2 Novel Pernikahan Di Atas Kertas
Posting Komentar untuk "Bab 1 Pernikahan Di Atas Kertas "